Minggu, 20 Januari 2019

PENYAKIT KUNING


Penyakit kuning atau sakit kuning bisa disebut juga dengan jaundice atau ikterus. Penyakit kuning adalah keadaan kulit dan bagian putih mata menjadi berwarna kuning.
Penyakit kuning disebabkan oleh zat yang disebut bilirubin yang berlebihan dalam darah dan jaringan tubuh. Bilirubin adalah pigmen kuning yang terbentuk dari sel darah merah yang mati di hati. Normalnya, hati menghilangkan bilirubin bersama dengan sel darah merah yang tua. Kondisi apa pun yang mengganggu perpindahan bilirubin dari darah ke hati atau keluar dari tubuh dapat menyebabkan penyakit kuning.

Gejala penyakit kuning :

Gejala yang paling khas dari penyakit kuning adalah kulit dan sklera mata penderita berwarna kuning. Gejala lainnya dapat berupa:
  • Bagian dalam mulut berwarna kuning
  • Urin berwarna gelap atau coklat seperti teh
  • Feses berwarna pucat seperti dempul


Gatal-gatal juga bisa menjadi ciri Anda terkena jaundice atau sakit kuning

Hampir kebanyakan orang yang sakit kuning akan mengalami badan gatal di samping gejala lainnya, terutama pada sore dan malam hari. Bahkan, gatal-gatal ini merupakan gejala penyakit kuning yang paling sulit dikontrol dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Gatal yang muncul di malam hari dapat membuat Anda sulit tidur nyenyak.
Rasa gatal yang kita rasakan sebenarnya dipicu oleh rangsangan yang disebut pruritogen. Contohnya adalah gigitan serangga atau iritan bahan kimia. Otak kemudian menerjemahkannya sebagai sensasi gatal. Sebagai respons dari rasa gatal, kita akan menggaruk atau mengusap daerah tersebut untuk menghilangkan iritan tersebut.

Nah, bilirubin (pigmen kuning) adalah salah satu zat pruritogen. Bilirubin terbentuk saat hemoglobin (bagian dari sel darah merah yang membawa oksigen) dipecah sebagai bagian dari proses normal daur ulang sel darah merah tua atau yang rusak.
Bilirubin dibawa dalam aliran darah menuju hati, untuk kemudian berikatan dengan empedu. Bilirubin kemudian dipindahkan melalui saluran empedu ke saluran pencernaan, sehingga bisa dibuang dari tubuh. Sebagian besar bilirubin dibuang lewat feses, sementara sisanya lewat urin.
Jika bilirubin menumpuk terlalu banyak dalam hati, bilirubin kemudian akan menumpuk terus di dalam darah dan tersimpan di bawah kulit. Hasilnya adalah badan gatal, yang umum dialami oleh orang yang sakit kuning.

Selain itu, badan gatal sebagai gejala penyakit kuning juga mungkin disebabkan oleh garam empedu. Garam empedu juga merupakan zat pruritogenik. Bedanya, keluhan gatal akibat garam empedu muncul sebelum warna kulit menjadi kuning. Badan gatal akibat garam empedu juga tidak menghasilkan kulit kemerahan yang terlihat bengkak.

Gejala sakit kuning pada bayi yang harus diwaspadai
Perlu diingat, meskipun bayi Anda kuning, biasanya bayi yang mengalami jaundice fisiologis tidak menimbulkan gejala. Berikut hal-hal yang diwaspadai jika bayi Anda kuning :
  • Tetap terlihat kuning setelah satu minggu dan warna kuningnya menyebar terus hingga ke lengan atau kaki.
  • Tampak sakit dan lemas.
  • Tidak mau makan.
  • Rewel dan menangis terus.
  • Memiliki lengan dan tungkai yang “keplek” (floppy arms and legs).
  • Demam dengan suhu 38 derajat C atau lebih.
  • Kejang.
  • Kesulitan bernapas dan terlihat biru.
  • Jika Anda menemukan tanda-tanda tersebut pada bayi Anda yang kuning, maka Anda harus segera membawanya ke dokter untuk dicari penyebabnya dan ditangani lebih lanjut.


Cara Mengobati Penyakit kuning.

Cara mudah,aman dan praktis untuk menangani penyakit kuning adalah dengan mengkonsumsi herbal S Lutena . S Lutena ini merupakan obat herbal andalan nomer satu di jepang . Hal utama yang perlu diperhatikan Untuk penyakit kuning adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Hepatitis Kronis saja tetapi juga gangguan fungsi organ tubuh lainnya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar