Rabu, 23 Januari 2019

KELENJAR GETAH BENING




Kanker kelenjar getah bening dikenal juga dengan istilah kanker limfoma, yaitu kanker darah dalam sistem limfatik yang menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.
Kelenjar getah bening bertugas untuk menghasilkan sel imun yang berfungsi sebagai sistem perlawanan ketika terdapat zat membahayakan di dalam tubuh. Pembengkakan kelenjar getah bening terjadi ketika produksi sel imun yang dihasilkan terlalu banyak.
Kelompok kelenjar getah bening dapat ditemukan di leher, ketiak, selangkangan, perut, panggul dan dada.
Kelenjar getah bening bersirkulasi di sel darah putih. Ketika konsentrasi sel darah putih meningkat sebagai bagian dari respons kekebalan tubuh terhadap virus atau infeksi, kelenjar getah bening bisa membengkak. Dalam beberapa kasus, pembengkakan disebabkan oleh kondisi lain, seperti kanker.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, di antaranya :

  • Infeksi, seperti radang tenggorokan, infeksi telinga, infeksi kulit, HIV, campak, dan tuberkulosis.
  • Penyakit autoimun, seperti rheumatoid arthritis dan lupus.
  • Penggunaan obat-obatan, seperti obat antikonvulsan dan vaksin tifus.
  • Kanker, seperti limfoma atau kanker nasofaring.

Berikut 6 gejala Klenjar getah bening :

1. Bengkak di daerah kelenjar getah bening
Kanker ini awalnya akan menimbulkan bengkak atau benjolan di daerah tubuh yang terdapat kelenjar getah bening. Umumnya muncul di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha. "Belum tentu leher bengkak itu limfoma. Kalau limfoma, benjolannya biasanya lebih dari satu atau seperti bergerombol dan tidak terasa sakit.

2. Penurunan berat badan
Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas juga perlu diwaspadai limfoma. Biasanya, penurunan berat badan lebih dari 10 persen dan setidaknya terjadi selama 6 bulan.

3. Berkeringat malam hari
Berkeringat malam hari yang menjadi gejala limfoma bukan karena melakukan aktivitas fisik. Pada pasien limfoma, bisa keluar keringat pada malam hari, meskipun udara dingin atau kamar memakai AC. Hal ini disebabkan metabolisme sel yang terganggu. Terkadang disertai meriang dari malam sampai dini hari, hingga tubuh terasa gatal-gatal.

4. Demam
Banyak penyakit yang menimbulkan gejala demam. Namun, pada pasien limfoma, demam yang terjadi biasanya tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar 37 derajat celsius dan tidak pernah lebih dari 38 derajat celsius. Demam pun akan hilang timbul.

5. Kelelahan
Pasien limfoma biasanya juga akan merasa sangat lelah atau lemah. Misalnya, napas menjadi pendek dan sulit bernapas saat tingginya aktivitas, padahal sebelumnya baik-baik saja.

6. Perut terasa penuh
Gejala lainnya, yaitu perut terasa nyeri atau kurang nyaman. Selain itu juga terasa penuh di perut. Jika beberapa gejala ini muncul terus-menerus, sebaiknya segera periksa ke dokter.

penyebab pembengkakan kelenjar getah bening :
Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari infeksi ringan sampai penyakit kronis seperti kanker getah bening. Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda.

1. Infeksi telinga
Perhatikan kelenjar bagian mana yang mengalami pembengkakan. Biasanya, pembengkakan kelenjar getah bening di area kepala dan leher menandakan infeksi telinga.
Infeksi telinga sendiri bisa disebabkan oleh alergi atau infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Anak-anak lebih sering kena infeksi telinga daripada orang dewasa. Namun, jenis infeksi ini memang bisa menyerang siapa saja.

2. Infeksi virus
Ada banyak jenis virus yang bisa menyerang tubuh dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Biasanya lokasi pembengkakan kelenjar getah bening akan menentukan di mana lokasi infeksi virus terjadi.

Berikut adalah jenis-jenis virus yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening :
  • Varicella-zoster, yaitu virus penyebab cacar air dan herpes zoster.
  • Rubeola, yaitu virus yang mengakibatkan penyakit campak.
  • HIV, yaitu virus menular yang jadi penyebab penyakit AIDS.
  • Herpes simplex, yaitu virus penyebab herpes oral, herpes genital, dan herpes encephalitis.
  • Flu, yaitu virus yang menyebabkan penyakit influenza.


3. Infeksi bakteri
Beberapa jenis bakteri yang masuk dalam tubuh Anda bisa menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri tertentu dapat menimbulkan gejala yaitu pembengkakan kelenjar getah bening. Ini dia daftar jenis bakterinya.
Streptococcus atau strep, yaitu bakteri penyebab penyakit radang tenggorokan atau pembengkakan amandel.
Staphylococcus atau staph, yaitu bakteri penyebab keracunan makanan, toxic shock syndrome (TSS), atau mastitis.
Mycobacterium tuberculosis, yaitu bakteri yang mengakibatkan penyakit tuberkulosis (TB atau TBC).

4. Infeksi HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan penyakit AIDS. Virus ini kadang tidak menunjukkan gejala apa pun pada penderitanya, sehingga Anda bisa saja terlambat didiagnosis. Padahal, terlambat mendeteksi penyakit ini bisa berakibat fatal.
Karena itu, bila Anda mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau pangkal paha yang disertai dengan gejala lain seperti lemas, nyeri otot, dan sakit kepala, segera periksa ke dokter.

5. Infeksi gigi
Infeksi pada area gusi dan gigi bisa menunjukkan gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi gigi biasanya disebabkan oleh abses gigi, yaitu penumpukan nanah karena bakteri.

6. Mononukleosis
Kelenjar limfa yang membengkak di leher dan ketiak bisa menandakan mononukleosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus yang ditularkan melalui air liur ini membuat penderitanya sakit tenggorokan, demam, lemas, gatal-gatal, sakit kuning, mimisan, hingga sesak napas.

7. Infeksi kulit
Berbagai jenis penyakit kulit juga bisa membuat kelenjar limfa Anda membengkak. Apalagi kalau Anda mengalami gejala-gejala lain seperti muncul ruam, kulit jadi kemerahan, terasa perih atau panas, dan gatal-gatal. Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit yang mungkin ditandai dengan bengkaknya kelenjar limfa.

Eksim, terutama pada bayi dan anak-anak.
Dermatitis kontak.
Abses kulit (kulit bernanah) akibat infeksi bakteri.
Kutu rambut yang bersarang di kulit kepala.

8. Radang tenggorokan
Radang tenggorokan adalah jenis penyakit yang cukup umum. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya dari infeksi virus, infeksi bakteri, alergi, iritasi pada tenggorokan, pembengkakan amandel, atau cedera (trauma) tertentu pada bagian leher dan tenggorokan.
Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan peradangan. Hal ini bisa dilihat dari pembengkakan kelenjar limfa di area leher atau rahang.

9. Gangguan sistem imun
Gangguan pada sistem kekebalan tubuh Anda bisa membuat Anda lebih lemah dan rentan diserang penyakit. Pasalnya, sistem yang bertugas untuk mempertahakan diri dari ancaman penyakit sudah melemah atau terganggu.
Nah, biasanya gangguan sistem imun sering menyerang orang yang punya penyakit autoimun. Misalnya penyakit rematik (rheumatoid arthritis) dan lupus. Gejalanya antara lain adalah pembengakakan kelenjar limfa dan badan lemas.

10. Hati-hati, jangan remehkan gangguan seperti pembengkakan pada kelenjar getah bening Anda. Kondisi ini bisa jadi awal mula dari penyakit kanker.
Misalnya di dalam tubuh Anda sudah ada sel kanker yang bersarang. Kemudian sel kanker ini berpindah tempat tinggal melalui pembuluh limfa. Perpindahan inilah yang lantas membuat kelenjar getah bening Anda membesar.

Setelah pindah dan menyebar ke bagian tubuh lain, sel kanker bisa menetap dan tumbuh menyerang sel-sel di bagian tubuh tersebut.
Beberapa jenis kanker yang menunjukkan gejala pembengkakan kelenjar limfa antara lain kanker kulit, kanker payudara, leukimia, kanker paru, kanker perut, kanker getah bening limfoma Hodgkin, serta kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.
Kanker getah bening dan jenis kanker lainnya masih bisa dikendalikan pada tahap stadium awal. Karena itu, penting bagi Anda untuk mendeteksi kanker getah bening atau kanker lain sedini mungkin.

11. Penyakit menular seksual
Beberapa jenis penyakit menular seksual bisa menimbulkan gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya yaitu sipilis (raja singa), gonore , dan klamidia. Apalagi kalau kelenjar yang membengkak ada di area pangkal paha. 

CARA MENGOBATI KELENJAR GETAH BENING
Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening :
  • Menggunakan penawar rasa sakit seperti ibuprofen atau nonsteroidal anti-inflammatory drugs.
  • Menghindari pemberian aspirin pada anak karena risiko Reye’s syndrome.
  • Mengompres hangat pada area yang bengkak dengan kain hangat dan basah.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kumur air garam. Kalau pembengkakan kelenjar terjadi di area leher, telinga, rahang, atau kepala, Anda bisa berkumur dengan garam yang dilarutkan dalam air hangat. Berkumurlah selama kira-kira sepuluh sampai dua puluh detik. Kemudian buang airnya. Ulangi sebanyak tiga sampai lima kali sehari.
  • minum obat herbal



Untuk  Tumor Otak bisa diperbaiki dengan konsumsi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh kita. Nutrisi herbal yang terbagus adalah yang mengandung 6 karotenoid sebagai sumber antioksidan yang bisa memperbaiki kerusakan sel tubuh secara total baik karena sakit maupun karena aus. Nutrisi herbal yang dimaksud bisa didapat dengan konsumsi S.LUTENA .

Bila Anda mengabaikan atau tidak mengobati pembengkakan kelenjar getah bening, Anda bisa mengalami berbagai komplikasi yang berbahaya. Termasuk di antaranya yaitu muncul luka bernanah akibat infeksi dan sepsis atau keracunan darah. Hati-hati, sepsis bisa menyebabkan kematian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar